Posts

BU MENTERI, BEKANTAN DAN ORANGUTAN

Image
( Sebuah renungan pendek ) Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup melepas liarkan empat ekor bekantan (Nasalis larvatus)  Sabtu 18/2/2017 di sebuah delta kecil di tengah Sungai Barito Kalimantan Selatan. Acara seremonial itu seperti melonggarkan napas yang sesak ditengah santernya berita pembantaian orangutan ( Pongo  pygmaeus ) oleh sekelompok karyawan perkebunan sawit di Kapuas. Pelepas liaran monyet belanda berhidung bangir itu diartikan sebagai upaya mengkonservasi satwa liar endemik Pulau Borneo. Menteri LHK melepas liarkan Bekantan (Photo Radar Banjarmasin) Sementara nasib orangutan  yang di dunia international sering disebut Bornean orangutan keadaannya sungguh sangat nelangsa . Pemerhati satwa liar yang dikutip Tempo online (2016) memperkirakan orangutan di Pulau Borneo ( Indonesia dan Malaysia) hanya tersisa kuräng lebih 100 ekor såja . Ditengarai  tahun 2025 akan punah . Hutan hujan tropik yang menjadi habitat orangutan sebagian sudah dik...

PAD vs REINVENTING GOVERNMENT

Seiring gegap gempita reformasi (akhir 1998 sampai 2000 an)   kalangan birokrasi tersihir oleh istilah reinventing government , kurang lebih maknanya menggeser perilaku birokrasi yang dulu ambtenaar menjadi lebih melayani. Apa hubungannya dengan kemandirian fiskal? Kecenderungan rasio kemandirian fiskal dapat diamati dengan menyusun seri data kemandirian dari tahun ke tahun. Bilamana trend kemandirian menunjukkan gejala meningkat artinya pertanda baik bagi daerah otonom. Sebaliknya jika trend turun sedangkan fundamental ekonomi menunjukkan kestabilan, itu artinya pertanda buruk. Hal itu dapat diartikan suatu daerah kesulitan mencukupi pembiayaan untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan sosial kepada masyarakat. Pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkrit untuk menyikapinya. Langkah-langkah efektif yang bisa diambil tentusaja   dari sisi komponen PAD. Komponen PAD yang meliputi : pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelola...

PAD dan Biaya Penunjang Operasional Kepala Daerah

Image
Sumberdaya Alam bisasanya menjadi obyek utama peningkatan PAD Berbanding terbalik dapat diartikan semakin tinggi PAD suatu daerah, semakin kecil   bantuan yang disalurkan pemerintah pusat kepada daerah tersebut. Secara kepemerintahan kondisi ini cukup memberi alasan pengambil kebijakan anggaran untuk menganggap daerah tersebut mampu membiayai sendiri roda pemerintahannya. Itulah yang dimaksud mandiri secara fiskal. Itu pula yang dikendaki oleh Undang-undang pemerintahan daerah. Otonomi tidak saja berarti mengatur pemerintahannya sendiri tetapi juga membiayai roda pemerintahannya. Ada yang menarik dari besar kecilnya PAD ini. Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000, mengaitkan besar kecilnya biaya penunjang operasional Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (pasal 8).  Biaya Penunjang Operasional dimaksud oleh PP 109/2000 adalah untuk membiayai koordinasi , penangulangan kerawanan sosial masyarakat, pengamanan dan kegiatan khusus lainnya guna mendukung pelak...

Pendapatan Asli Daerah dan Kemandirian Fiskal

Image
Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sering dipahami keliru oleh berbagai kalangan. Hal Ini dapat terjadi karena kekeliruan pemahaman. Naiknya PAD dipandang sebagai peningkatan kontribusi Daerah kepada keuangan Negara (pemerintah pusat), sehingga sepantasnya Pemerintah memberi ganjaran ( reward ) berupa kucuran dana yang lebih untuk pemerintah daerah. Era otonomi sekarang ini pandangan di atas menjadi tidak pas. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah   mengamatkan perlunya daerah secara otonom membiayai sendiri roda pemerintah dan pembangunan. Suatu daerah dapat dikatakan mampu menjalankan otonomi jika kemandirian fiskalnya baik. Pemanfaatan Sumberdaya Alam untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).  K emandirian fiskal (baca kemandirian keuangan) daerah tampak dari besarnya   Pendapatan Asli Daerah (PAD)   dibanding Pendapatan Daerah dari sumber lain. Pendapatan dari Sumber lain dalam ...

CAN PES HELP TAHURA SULTAN ADAM IN SCHEME OF FUNDING?

Image
What about the context of South Kalimantan Province ?. Taman Hutan Raya (Tahura) or Grand Forest Park Sultan Adam of   South Kalimantan determined by the Presidential Decree 52 of 1989. The purpose is for the establishment and preservation of Bornean   germplasm collections of flora and fauna, a research facility types of tropical rain forest vegetation, education and training facilities, nature tourism facilities, maintaining the natural beauty and create a fresh micro-climate, and to improve the function of watershed hydrology. Like other forest area, it is now   to under pressure from various human activities. Protected function of Tahura Adam Sultan to the existence of Riam Kanan lake as hydroelectric suffering excessive sedimentation due to activities in the catchment area. Water debit of the reservoir was continuously decreased. The most prominent human activities cause damage to areas including Tahura Adam Sultan is illegal logging, illegal mining, and fore...