Translate

Monday, July 6, 2015

API-API UNTUK OBAT SAKIT GIGI

Tumbuhan obat dari hutan lainnya yang sudah lama dikenal orang adalah Api-api. Api-api dapat menyembuhkan sakit gigi. Masyarakat tradisional di pesisir biasa memanfaatkan kulit batang tumbuhan ini untuk mengobati  sakit gigi. Kandungan senyawa steroid dan fenol hidrokuinon pada ekstrak kulit kayu Api-api diduga mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Hal ini yang  menyebabkan rasa sakit pada gigi/gusi hilang.
Avicennia sp kulitnya untuk obat sakit gigi
Sebagai salah satu unsur pembentuk hutan mangrove api-api tergolong dalam famili Verbenaceae ( adapula yang memasukkan ke dalam famili Acanthaceae ) dengan nama genus Avicennia. Diperkirakan tidak kurang dari 8 species Api-api yang tumbuh menyebar dari dikawasan tropis Afrika, Asia, Asia Tenggara hingga Australia. Seperti umumnya mangrove api-api menyukai rawa-rawa, pantai berlumpur dan sungai-sungai pasang surut. Sosok pohon tinggi, dapat mencapai 30 meter dengan tajuk tipis dan berakar nafas yang muncul di permukaan serupa paku. Daun tunggal berbentuk bulat berwarna hijau tua mengkilap dan berwarna keputihan dibagian sisi bawahnya.
Penggunaan kulit kayu api-api dilakukan dengan cara menumbuk kulit kayu yang telah dijemur sampai kering, lalu diseduh dengan air panas. Setelah seduhan dingin disaring dan digunakan untuk berkumur. Bagi wanita tidak disarankan minum air seduhan kulit ini karena diduga dapat mengurangi kesuburan (invertilitas) (dari berbagai sumber)

Thursday, July 2, 2015

TUMBUHAN OBAT

SIRSAK
Annona muricata, Zuurzak (Beland), Sirsak (Indonesia), Nangka Belanda (Jawa, Banjar, Indonesia), soursop (Inggris)
Tumbuhan obat yang satu ini lebih dikenal sebagai pohon penghasil buah sirsak. Tumbuh pada kawasan hutan dataran rendah, bekas perladangan atau kebun dan dibudidayakan untuk diambil buahnya.   Pohon yang tingginya dapat mencapai 3-8 meter dapat berbuah pada umur 3-4 tahun. Kulit batang berwarna abu-abu kecoklatan. Bentuk daunnya lancet memanjang dan ujungnya meruncing. Panjang daun 6-18 cm bertepi rata.  Bunga berkelopak dan berbau tidak sedap. Buah  majemuk berbentuk telur cenderung bengkok ukuranya  sekitar 15-35 x 10-15 cm.
SOURSOP/SIRSAK (Annona muricata) Selain buahnya, daunnya berkhasiat obat

Daging buah sirsak berwarna putih berbji hitam, banyak. Rasa buahnya manis asam segar, sering disajikan sebagai juice buah. Khasiat obat tumbuhan ini terdapat pada daunnya. Secara tradisional masyarakat Banjar dan Dayak di Kalimantan memanfaatkan daun sirsak sebagai obat yang mujarab  untuk menurunkan tensi darah bagi penderita darah tinggi. Praktisi pengobatan herbal menyebutkan daun sirsak baik untuk mengobati sakit perut, demam, infeksi karena parasit, hipertensi dan rematik. Selain itu kadang digunakan pula sebagai obat penenang.  Cara penggunaanya 5 lembar daun sirsak direbus dengan air lima gelas didihkan sampai tersisa kurang lebih 2 gelas. Meskipun telah diperdagangkan dalam bentuk teh daun sirsak, beberapa penelitian tidak menyarankan untuk mengkonsumsi air rebusan daun sirsak secara terus menerus. Sebaiknya cukup satu atau dua gelas selama dua hari saja. 

Wednesday, July 1, 2015

PULAI, TUMBUHAN OBAT DARI HUTAN

PULAI
Alstonia scholaris, pulai (Banjar ), pulai ( Indonesia)
Tumbuhan obat ini merupakan pohon dari famili Apocynaceae dengan nama ilmiah/botani Alstonia scholaris. Tempat tumbuh pulai pada umumnya adalah di hutan  dataran rendah dan pegunungan sampai pada ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Tinggi pohon dewasa umumnya sedang dari 15 – 40 meter. Kulit batang berwarna abu-abu kecoklatan agak kasar. Getah kayu pulai berwarna putih susu. Daun berbentuk lancet dengan permukaan licin berwarna hijau gelap. Tulang daun menyirip berpasangan. Daun biasanya membentuk karangan sebanyak 5 sampai  6 lembar.



Sosok pohon pulai (Alstonia scholaris) kiri dan daunnya

Masyarakat Dayak pedalaman Kalimantan menggunakan getah pohon ini untuk obat malaria  dengan cara meminumnya satu sendok teh sebelum tidur. Kulitnya digunakan untuk bahan baku obat atau jamu yang berkhasiat untuk mengobati penyakit radang tenggorokan dan lain-lain. Masyarakat aborigin Australia memanfaatkan kulit kayu pulai untuk mengobati luka dalam lambung dan menurunkan demam. Selain kulit kayu, seperti halnya masyarakat Dayak Suku Aborigin juga memanfaatkan getah pulai untuk mengobati sakit gigi.